Hutan Mati Papandayan

Hutan Mati atau dalam istilah bahasa Inggris, Dead Forest adalah salah satu spot terbaik yang dimiliki Taman Wisata Alam Gunung Papandayan.

Hutan Mati menawarkan pemandangan eksotis, sehingga spot ini menjadi objek foto buruan para pengunjung TWA Papandayan.

Seperti namanya, Hutan Mati adalah hutan yang telah mati. Hutan Mati terbentuk akibat hutan cantigi di kawasan itu tertimpa abu vulkanik dari letusan gunung Papandayan pada tahun 2002.

Pohon-pohon cantigi yang mati terbakar oleh material panas itu sebagian besarnya masih berdiri sampai sekarang.

Hutan Mati Gunung Papandayan

Pohon-pohon di Hutan Mati sekarang tidak serapat beberapa tahun lalu, karena dulu kayunya banyak diambil oleh yang bikin api unggun di Pondok Saladah. Namun begitu, pesonanya masih tetap indah.

Untuk menjaga keindahan Hutan Mati, sekarang PT. Asri Indah Lestari sebagai pihak pengelola TWA Papandayan melarang pengunjung mengambil kayu dari hutan mati, baik kayu yang masih berdiri atau pun yang sudah tergeletak di bawah.

Larangan ini dimaksudkan agar spot ini tetap ada dan keindahannya tetap bisa dinikmati oleh pengunjung. Jadi kamu jangan coba-coba bikin api unggun di Papandayan dengan mengambil kayu dari Hutan Mati ya bro.

Untuk menuju Hutan Mati, pengunjung hiking (tiktok) dari pos 7 bisa lewat ke jalur sebelah kiri melewati tangga. Sedangkan pengunjung camping diarahkan ke jalur pendakian gunung Papandayan sebelah kanan melewati sungai, lawang angin dan Ghober Hoet lalu ke Pondok Saladah.

Mumpung Hutan Mati gunung Papandayan masih ada, ayo rencanakan liburan kamu sekarang juga untuk melihat langsung keindahannya. Garut Adventure siap menemani perjalanan kamu. Tersedia paket camping ceria dan paket one day trip ke TWA Papandayan.

Jika kamu tertarik untuk ngetrip ke Papandayan bareng Garut Adventure, silakan hubungi kami atau langsung ke WA 081222873837 untuk tanya-tanya dulu dan mendapatkan penawaran harga terbaik.

Tanya-tanya gratis. Malu bertanya tersesat di Papandayan.

BUAT PERTANYAAN ATAU TESTIMONI

Please enter your comment!
Please enter your name here