Tips mendaki musim hujan

Mendaki gunung pada musim hujan atau musim kemarau sama aja cape karena sama-sama nanjak, he.

Selain memiliki kesamaan, mendaki pada musim hujan dan kemarau juga memiliki perbedaan tingkat kesulitan tersendiri.

Pada musim kemarau, kendalanya di jalan cepat haus karena panas dan di gunung sulit mendapatkan air.

Sedangkan pada musim hujan, di perjalanan (kalau diguyur hujan) bisa kedinginan dan di puncak gunung bisa menampung air hujan.

Mendaki gunung pada musim hujan juga memiliki tingkat bahaya, di antaranya kedinginan hebat (hipotermia), terkena badai dan petir.

7 Tips mendaki gunung pada musim hujan

Berikut ini ada 7 tips mendaki gunung di musim hujan untuk meminimalisir risiko kecelakaan saat mendaki.

1. Persiapan fisik dan stamina

Lakukan olahraga rutin seperti lari dan push up beberapa hari sebelum mendaki agar kondisi tubuh prima. Jika sedang kurang enak badan, sebaiknya tunda rencana pendakian musim hujan sampai kondisi tubuh benar-benar fit dan cuaca membaik.

Puncak gunung tak akan lari ke mana.

2. Membawa jas hujan

Jangan lupa, bawa jas hujan untuk di jalur pendakian dan akan sangat berguna ketika kamu sedang mendirikan tenda pada musim hujan.

3. Membawa pakaian ganti dan jaket waterproof

Pastikan kamu membawa pakaian ganti dan jaket waterproof untuk melindungi tubuh dari air hujan. Pakaian ganti; selain baju dan celana, juga celana dalam dan kaos kaki.

Sebelum dimasukkan ke dalam ransel, bungkus pakaian ganti tadi dengan kantong plastik agar tidak basah.

4. Membawa perlengkapan tidur yang tebal

Bawalah perlengkapan tidur seperti kupluk, sarung tangan, jaket/sweater dan sleeping bag yang tebal agar kamu bisa tidur nyaman di dalam tenda.

5. Membawa logistik yang mengandung kalori

Persediaan logistik tidak boleh kurang. Terutama makanan yang mengandung kalori agar kondisi tubuh tidak ngedrop secara drastis.

6. Tidak memasang tenda di puncak atau tepat di bawah pohon besar

Pada musim hujan biasanya angin di puncak gunung sangat besar. Bisa saja terjadi badai dan petir.

Untuk menghindari bahaya badai dan petir, cari lokasi yang aman untuk mendirikan tenda. Jangan tepat di area puncak, area terbuka atau di bawah pohon besar.

Sebelum mendirikan tenda, perhatikan keadaan sekitar apakah tanahnya kuat (tidak labil), cukup jauh dari jurang, tidak ada pohon lapuk yang mungkin tumbang dan lihat ke atas apakah ada kemungkinan dahan pohon jatuh?

7. Tidak memaksakan diri kalau cuaca terlalu ekstrem

Ada pepatah yang mengatakan, gunung tak akan lari dikejar. Kalau cuaca terlalu ekstrem, sebaiknya kamu menunda pendakian sampai cuaca bersahabat.

Kalau ingin mendaki yang aman pada musim hujan, kamu bisa coba ke gunung Papandayan Garut bareng Garut Adventure.

Itulah 7 tips mendaki gunung saat musim hujan. Semoga tips ini bermanfaat.

BUAT PERTANYAAN ATAU TESTIMONI

Please enter your comment!
Please enter your name here